Analisis Teori Offense-Defense Pada Reformasi Kebijakan Pertahanan Jepang Dalam Dinamika Keamanan Di Asia Timur

Fadhil Alghifari, Raja Nathania Olga Letticia

Sari


Artikel ini berusaha menunjukkan bagaimana Teori Offense-Defense dapat menjelaskan kebijakan reformasi pertahanan Jepang memungkinkan negara tersebut memainkan peran keamanan global yang lebih komprehensif yang sepadan dengan kemampuan, sumber daya, kepentingan nasional, serta tanggung jawab internasional-nya. Melalui lensa offense-defense, artikel ini akan memperdebatkan bahwa reformasi kebijakan pertahanan Jepang merupakan tanggapan terhadap peningkatan dominasi perilaku 'ofensif' negara-negara tetangga Jepang di kawasan Asia Timur. Artikel ini kemudian akan menguraikan unsur-unsur teori offense-defense dalam menganalisis dominasi perilaku ofensif yang mendorong negara-negara Asia Timur, termasuk Jepang, dalam berperilaku agresif dan defensif. Selanjutnya, makalah ini akan menjelaskan mengapa Jepang saat ini memainkan peran 'defensif' untuk menangkal peningkatan dominasi perilaku ofensif di Asia Timur melalui empat variabel keseimbangan ofensif-defensif: doktrin dan teknologi militer, pertimbangan geografis, tatanan sosial dan politik, serta tatanan diplomatik. Dengan demikian, dapat terlihat bahwa Jepang memegang peranan kunci dalam keseimbangan keamanan di tengah ketegangan kawasan Asia Timur.


Kata Kunci


Teori Ofensif-Defensif; Jepang; Reformasi Pertahanan; Asia Timur

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Akavia, G. (1999, Februari 10). The Offense-Defense Balance: Why Better Theory Leads to Worse History. Dipetik Desember 22, 2015, dari MIT Security Studies Program: http://web.mit.edu/SSP/seminars/wed_archives99spring/akavia.html

BBC News. (2012, Desember 16). Japan election: Shinzo Abe and LDP in sweeping win - exit poll. Dipetik Desember 21, 2015, dari BBC: http://www.bbc.com/news/world-asia-20745165

Chanlett-Avery, E., & Rinehart, I. E. (2016, Februari 9). The U.S.-Japan Alliance. Dipetik Februari 28, 2016, dari Congressional Research Service: https://www.fas.org/sgp/crs/row/RL33740.pdf

Cook, M. (2014, Januari 31). Northeast Asia's Turbulent Triangle: Korea-China-Japan Relations. Dipetik November 10, 2015, dari Lowy Institute for International Policy: https://www.lowyinstitute.org/publications/northeast-asias-turbulent-triangle-korea-china-japan-relations

Cordesman, A. H., Burke, A., & Hammond, R. (2010, September 14). The Military Balance in Asia: 1990-2010 - a Quantitative Analysis. Dipetik September 7, 2015, dari Center for Strategic and International Studies: http://csis.org/files/publication/100914_AsiaMilitaryBalance2010.pdf

GeoCurrents. (2015, Mei 13). Disputed Island in East Asia Sea. Dipetik Desember 21, 2015, dari GeoCurrents: http://www.geocurrents.info/wp-content/uploads/2015/05/Disputed-Islands-in-the-East-Asian-Seas-1024x761.png

Glaser, C., & Kauffman, C. (1998). What is the offense-defense balance and can we measure it? International Security, 44-82.

Jervis, R. (1978). Cooperation under Security Dilemma. World Politics, 30(2), 167-214.

Kementerian Luar Negeri Jepang. (2014, November 7). 2014 U.S. Poll on Opinions toward Japan. Dipetik Desember 22, 2015, dari Ministry of Foreign Affairs: http://www.mofa.go.jp/files/000061649.pdf

Sekiguchi, T. (2012, Desember 13). Japan Opposition Maintains Lead. Dipetik Desember 22, 2015, dari The Wall Street Journal: http://www.wsj.com/articles/SB10001424127887324024004578170934067846010

Shad, H. (2015, Februari 24). Japan’s Military Future: A Realist Perspective. Dipetik Desember 21, 2015, dari The Gate: http://uchicagogate.com/articles/2015/2/24/japans-military-future-a-realist-perspective/

Spitzer, K. (2012, Desember 13). Election Set to Boost Japan’s Military — Honestly. Dipetik Desember 21, 2015, dari Time: http://nation.time.com/2012/12/13/election-set-to-boost-japans-military-honestly

Teslik, L. H. (2006, April 13). Japan and Its Military. Dipetik November 10, 2015, dari Council on Foreign Relations: https://www.cfr.org/backgrounder/japan-and-its-military

Van Evera, S. (1998). Offense, Defense, and the Causes of War. International Security, 22(4), 5-43.




DOI: https://doi.org/10.7454/global.v18i1.45

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.